
Seputar Informasi Kesehatan
Berat badan ideal adalah impian banyak orang—selain memberikan penampilan yang lebih menarik, memiliki berat badan yang sehat juga berkontribusi besar pada kesehatan tubuh secara keseluruhan. Namun, meskipun banyak orang yang sudah menjalani program diet, beberapa masih menghadapi kesulitan berat badan yang tak kunjung turun. Apa saja sih penyebabnya? Dan bagaimana cara mengatasinya?
Ada berbagai faktor yang bisa menghambat penurunan berat badan meskipun kamu sudah diet. Berikut adalah 6 penyebab umum yang mungkin sedang kamu alami:
Kurang Olahraga Diet saja tidak cukup! Jika kamu mengurangi asupan kalori tanpa diimbangi dengan aktivitas fisik, kalori yang masuk akan tetap menumpuk menjadi lemak. Kurang olahraga menyebabkan kalori yang diperoleh dari makanan tidak terbakar secara optimal, sehingga berat badan pun sulit turun.
Kurang Tidur Tidur yang cukup sangat penting dalam proses penurunan berat badan. Kurang tidur meningkatkan hormon yang memicu rasa lapar, seperti ghrelin, yang membuat kamu makan berlebihan tanpa sadar. Selain itu, tubuh yang kurang tidur akan lebih mudah merasa lelah, sehingga kamu menjadi malas berolahraga.
Stres Stres memicu peningkatan hormon kortisol, yang dapat meningkatkan nafsu makan dan menyebabkan kamu makan lebih banyak, bahkan tanpa rasa lapar. Kondisi ini dikenal dengan nama stress eating, yang bisa berujung pada penambahan berat badan.
Kurang Minum Air Putih Meskipun diet sehat, tubuh yang kekurangan cairan bisa menghambat proses pembakaran kalori dan lemak. Kurang minum air putih dapat menyebabkan tubuh lebih mudah menahan air, yang mengarah pada penumpukan kalori dan lemak, membuat berat badan tetap stagnan atau malah bertambah.
Konsumsi Obat-obatan Tertentu Beberapa obat-obatan, seperti obat tekanan darah tinggi, antihistamin, antidepresan, hingga obat-obatan untuk diabetes atau epilepsi, dapat memperlambat metabolisme dan mengganggu proses pembakaran kalori. Beberapa obat ini juga bisa menyebabkan tubuh menahan lebih banyak cairan, yang mengganggu penurunan berat badan.
Hipotiroidisme Kondisi medis yang satu ini terjadi ketika tubuh kekurangan hormon tiroid, yang berperan penting dalam metabolisme. Hipotiroidisme dapat membuat proses pembakaran kalori menjadi lebih lambat dan tubuh jadi lebih mudah merasa lelah, sehingga aktivitas fisik pun jadi berkurang, makin menghambat penurunan berat badan.
Jangan putus asa jika berat badanmu susah turun! Ada berbagai cara yang bisa kamu coba untuk mengatasi masalah ini. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu:
Tingkatkan Durasi Olahraga Secara Bertahap Mulailah dengan olahraga ringan seperti jalan kaki atau jogging selama 20 menit per hari. Secara bertahap, tingkatkan durasinya menjadi 30 menit, hingga akhirnya bisa mencapai 60 menit per hari.
Tambah Aktivitas Fisik Sehari-hari Tidak perlu selalu pergi ke gym! Berjalan kaki, naik tangga, atau melakukan pekerjaan rumah seperti menyapu dan mengepel bisa membantu kamu membakar lebih banyak kalori.
Tidur Cukup Pastikan kamu tidur selama 7–9 jam setiap malam. Tidur yang cukup akan membantu tubuh memulihkan diri dan mengatur hormon yang berhubungan dengan rasa lapar.
Minum Air Putih Lebih Banyak Setidaknya konsumsi 1.500 ml air putih setiap hari atau sekitar 6 gelas, terutama sebelum makan. Air putih membantu proses metabolisme dan dapat mengurangi rasa lapar.
Kelola Stres dengan Teknik Relaksasi Stres dapat merusak program dietmu. Cobalah teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau latihan pernapasan untuk menurunkan tingkat stres dan menghindari kebiasaan makan berlebihan.